Blogroll

Selasa, 12 November 2013

TUGAS AGAMA


SEJARAH AGAMA KRISTEN PROTESTAN
Reformasi Protestan adalah gerakan reformasi umat Kristiani Eropa yang menjadikan Protestantisme sebuah cabang tersendiri dalam Agama Kristen di masa itu. Gerakan ini bermula pada 1517 tatkala Martin Luther mempublikasikanSembilan Puluh Lima Tesis, dan berakhir pada 1648 dengan Perjanjian Westphalia yang meredakan Perang agama di Eropa.
Reformasi Protestan lahir sebagai sebuah upaya untuk mereformasi Gereja Katolik, diprakarsai oleh umat Katolik Eropa Barat yang menentang hal-hal yang menurut anggapan mereka adalah doktrin-doktrin palsu dan malapraktek gerejawi — khususnya ajaran dan penjualan indulgensi, serta simoni, jual-beli jabatan rohaniwan — yang menurut para reformator merupakan bukti kerusakan sistemik hirarki Gereja, termasuk Sri Paus.
Para pendahulu Martin Luther mencakup John Wycliffe dan Jan Hus, yang juga mencoba mereformasi Gereja Katolik. Reformasi Protestan berawal pada 31 Oktober 1517, di Wittenberg, Saxonia, tatkala Martin Luther memakukan Sembilan Puluh Lima Tesis mengenai Kuasa dan Efikasi Indulgensi pada daun pintu Gereja Semua Orang Kudus (yang berfungsi sebagai papan-pengumuman universitas di masa itu), tesis-tesis tersebut memperdebatkan dan mengkritisi Gereja dan Sri Paus, tetapi berkonsentrasi pada penjualan indulgensi-indulgensi dan kebijakan-kebijakan doktrinal mengenai Purgatorium, Pengadilan Partikular, Mariologi (devosi pada Maria, ibunda Yesus), perantaraan-doa dan devosi pada Orang-Orang Kudus, sebagian besar sakramen, keharusan selibat bagi rohaniwan, termasuk monastisisme, dan otoritas Sri Paus. Reformator-reformator lain, seperti Ulrich Zwingli, segera mengikuti teladan Martin Luther.
Akan tetapi selanjutnya para reformator berselisih faham dan memecah-belah pergerakan mereka menurut perbedaan-perbedaan doktrinal — pertama-tama antara Luther dan Zwingli, kemudian antara Luther dan John Calvin — akibatnya terbentuklah denominasi-denominasi Protestan yang berbeda-beda dan saling bersaing, seperti Lutheran, Reformed, Puritan, dan Presbiterian. Sebab, proses, dan akibat reformasi agama berbeda-beda di tempat-tempat lain; Anglikanisme muncul di Inggris dengan Reformasi Inggris, dan banyak denominasi Protestan yang muncul dari denominasi-denominasi Jerman. Para reformator turut mempercepat laju Kontra Reformasi dari Gereja Katolik. Reformasi Protestan disebut pula Reformasi Jerman atau Revolusi Protestan.

Agama Kristen adalah salah satu agama besar di dunia yang banyak pengikutnya, yang merupakan bagian dari gereja kristen yang memisahkan diri dari gereja katolik Roma pada waktu reformasi, yaitu suatu revolusi dalam agama Kristen di Eropa pada abad ke-16. Nama protestan berasal dari kata ‘protes’ yang dilancarkan oleh raja-raja atau pangeran-pangeran Jerman yang mendukung reformasi melawan keputusan mayoritas yang beragama Katolik, pada waktu sidang dewan kekaisaran kedua di kota Speyer pada tahun 1529, karena melarang bertambah meluasnya reformasi. Pangeran-pangeran Jerman tersebut ialah pengikut Injil kaum Luther yang menentang tekanan yang kuat dari penguasa Roma Katolik. Dari adanya protes mereka dlam sidang di Speyer itu maka lahirlah kaum protestan.

0 komentar:

Posting Komentar

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini